Di penghujung Syaaban

Melangkah...
dalam lima hari di penghujung ramadhan
sejak awal, cinta kita tak pernah sempurna
kerana penciptaan kita sebaik-baik kejadian
hakikatnya adalah ketidaksempurnaan pula

Sedari mula..
kesalahan bagi kita adalah tidak percaya
sebagaimana terik mentari membakar
dan deras hujan yang sesekali menghanyutkan

Oleh itu...
berikanlah senyuman hangat sebagai balasan
tak perlu dipaksa
buangkanlah sikap acuh tak acuh pertemuan
sebaik mungkin ukhwah terjalin
biarkanlah keegoan dalam menikmati kesendirian
baru kita mengerti waktu-waktu kebersamaan

Di penghujung Syaaban ini
segala macam terjadi tak beralasan
kepercayaan yang terkhianati
pesan yang seringkali tak berbalas
janji terucap tak tertunaikan

Oleh yang demikian..
sebelum Syaaban melabuh tirai
adakah maafmu untukku sahabat?
dan semoga Allah S.W.T memberkahi kita
dan memanjangkan usia kita hingga Ramadhan nanti
Insyaallah!




kenangan membahasakan dirinya 
dalam luruh dedaunan
ketika angin mencipta puisi
larik puisi mengetuk jendela pagi
sesaat fajar mengucup ubun mesra
sesaat setelah embun lesap bersama 

simpang siur jalan mula menampak wajah
di saat mentari menelan kabus
kita pun melayangkan rindu yang berdebu
betapa kenangan masih saja bermain-main di ingatan
melagukan rindu begitu dalam
moga tetap tabah menjaga lantera cinta kita

Protected by Copyscape Web Plagiarism Check